Wanci surup, mulih saka kantor swasanane uwis peteng. Iki mau ibune gendhuk nyusul neng kantor saperlu nunut mbukak Internet, golek materi kanggo ngampungake tugas kuliah S2-ne. Tekan ngomah, kaya biasane, rewangku isih ngemong gendhuk-gendhuk sakloron sing lucu-lucu. Dumadakan rewang mau lapuran manawa mesin pompa air ing ngomahku wis ora bisa mungel, alias mati. Wadhuh, klakon ora adus sore iki. Bisa-bisa gatelen nisik sawengi mengko? Maneh, ambune bakal brang-breng ngebaki kamar.

Pancen wis pirang-pirang dina iki mesin mau rada surut anggone ngetokake banyu, dibarengi maneh banyune rada nyetrum. Anggere kanggo wudhu utawa wisuh krasa grang-greng, lan nalikane banyu sing metu saka kran dak senggol nganggo test pen pancen murub test pen mau. Semono uga kran sing digawe saka wesi uga nyetrum, apamaneh mesin pompane dhewe jelas gedhe setrume, padhang murube test pen.

Watara wis kliwat jam nem sore, tangeh lamun toko sing dedodolan mesin pompa air isih ana sing bukak. Nanging isih ana pangarep-arep. Toko elektronik sing dumunung neng tengah kutha kae biasane isih bukak nganti jam 8 bengi. Sanadyan ora mesthi sumadya piranti sing dak karepake, nanging bisa dak coba mrana.

Sujune uripku isih rada kecukupan. Ing bab kang mengkono iku aku ora kangelan nggonku mikir saka ngendi dhuwit sing kudu dak cepakake kanggo tuku piranti elektronik sing wigati iku. Aku mung kudu mikir menyang endi aku bakal tuku piranti iku, regane pira dudu babagan kang wigati maneh. Sing penting sesuk esuk kudu bisa adus, ora prelu ngrusuhi tanggane minangka njaluk banyu kanggo adus.

Ing toko iku isih akeh wong sing mara saperlu tetukon barang elektronik. Ono TV, Kulkas, AC, Kipas angin, lan sapiturute. Sing dak goleki mung siji: pompa air, merk apa wae! Nanging pancen nasib lagi ora apik, toko iku wis ora sumadya maneh piranti sing dak karepake. Kanggo ngeman wektu, aku langsung jumangkah metu saka toko, nyabrang dalan. Ing kana ana uga toko elektronik sing luwih cilik. Mbok manawa sumadya barang kang dak karepake. Jebule uga ora ana. Clingak-clinguk... nengdi maneh ya?

Menutup kesunyian dengan blogwalking ternyata asik juga. Kemarin nemuin situs aneh dan lucu. Awalnya hanya karena waktu itu saya sedang mengalami perasaan malas saja. Kebetulan iseng-iseng ngetik kata "males banget" di search engine yang ada di BlackBerryku. Tanpa diduga search engine itu mengarahkan aku pada sebuah situs bernama malesbanget.com (MBDC). Ternyata ada juga ya, nama situs seperti itu? Hehe... Kemudian inilah yang saya dapat:
Mengapa alat kelamin laki-laki selalu diasosiasikan dengan "burung"?
Wah, menggelitik juga untuk terus membacanya. Tak tahan rasanya untuk melakukan copas. Kebetulan blog saya juga lagi sepi akhir-akhir ini. Jadi silahkan kunjungi MBDC kalau lagi males banget, disana ada obat yang lumayan bagus untuk menyembuhkan males anda.  Kalau lagi males untuk mengunjunginya, ini dia hasil copasan saya:

Kita sudah banyak tau bahwa alat kelamin pria sering disebut dengan “burung”, kalo bahasa Inggris juga “cock” atau ayam jantan. Kata ‘k*nt*l’ sebenarnya juga awalnya dari kata ‘kutilang’ yang karena sering disebut oleh orang latah, jadinya kepeleset deh.. “Eh bagus ya burung kuti… k*nt*l…. nya..!” *sambil kepeleset* Wakakakaa...

MBDC sudah melakukan riset disana sini untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan abadi tersebut. Tapi sebelumnya, kita harus berpikir dan mengetahui, sebenarnya apa sih unggas/burung itu?

Unggas (Inggris: poultry) adalah jenis hewan ternak kelompok burung yang dimanfaatkan untuk daging dan/atau telurnya. Umumnya merupakan bagian dari ordo Galliformes (seperti ayam dan kalkun), dan Anseriformes (seperti bebek).

Bedebah yang satu ini memang sudah kelewatan. Gara-gara dia nih, aku jadi tidak enak makan, tidak nyenyak tidur, bahkan kemesraan dengan orang tercinta juga jadi hilang. Mau kerja jadi nggak semangat, mau main juga nggak asik, bahkan mau nonton bokep juga nggak nafsu. Semuanya gara-gara bedebah satu ini.

Jadi tolol juga akhirnya. Masa' gara-gara bedebah itu hidup saya jadi malang begini? Hidup tak hendak mati tak mau? Kalau caranya begini, saya bisa mati muda, atau kalau nggak ya jadi gila, atau minimal impoten! Beh!

Dunia jadi terasa sempit. Bayangkan, seribu macam makanan tidak enak rasanya di mulut. Maunya setelah dikunyah 2 – 3 kali langsung dimuntahkan saja.

Hati juga terasa sempit. Gerah. Maunya marah-marah saja. Kasihan anak sama istri nih, jadi luapan kemarahan yang tidak jelas juntrungannya. Kalau tidak mampu kontrol bisa gila beneran nih!

Nafsu juga hilang. Nafsu makan jelas-jelas tidak ada. Nafsu lainnya nggak nongol juga kayaknya. Biar ada cewek bahenol menari-nari telanjang di depan mata kayaknya nggak menarik deh, impoten jadinya.

Wah bedebah yang satu ini memang luar biasa eksesnya. Semangat jadi hilang sama sekali. Kalau nafsu sudah tidak ada, mana mungkin semangat mau menyala? Kalau pekerjaan di kantor jadi terbengkalai barangkali juga karena tidak adanya semangat kerja. Kalau bos marah, itu bisa jadi lebih parah lagi.

Nanti akan saya tunjukkan bedebah macam apa yang membuatku seperti itu. Akan aku tunjukkan gambarnya disini. Ya, gambarnya ada. Akan saya pampang disini agar Anda yang membaca blog ini juga waspada kalau menemukan bedebah seperti yang saya temui sekarang. Waspadalah!

Ingin hati memeluk gunung. Apa daya gunungnya meletus. Peribahasa itu agak diplesetkan dari aslinya yang berbunyi: Maksud hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai. Tentu saja beda artinya.

Peribahasa aslinya mengandung makna ketidakmampuan primer. Tangan tak sampai berarti tangan kita yang lemah, tanpa mempertimbangkan seberapa besar hambatan yang menghadang. Tapi dalam hal gunung yang meletus, berarti faktor objek yang akan dipeluk mengalami reaksi keras. Sehingga pelukan yang kita berikan terpaksa harus kita urungkan, atau kita tarik kembali.

Ada banyak gunung di luar sana yang saat ini memang gemar meletus. Meletusnya nggak main-main. Bisa meletus di media massa, di kantor polisi, di LSM, di gedung DPR, bahkan di pengadilan. Letusan yang sanggup mengalahkan letusannya bom para teroris yang sekarang lagi merajalela.

Letusan gunung yang dipeluk ini bervariasi. Ada yang memang memiliki bobot letusan hingga mengguncang bumi, menciptakan gempa vulkanik berkekuatan menengah. Ada juga yang hanya seperti letusan tabung gas LPG yang bocor.

Ya, pada dasarnya hidup adalah kompromi. Life is compromize. Orang mati adalah orang yang tidak mampu berkompromi lagi untuk meneruskan hidup. Memeluk gunung bisa jadi bukan impian kita secara pribadi. Mungkin demi orang-orang yang kita cintai, kita akan melakukan itu. Demi satu tujuan untuk menegakkan komitmen bersama dalam hubungan pekerjaan juga bisa menjadi alasan kita nekad melakukan hal-hal yang berat. Dengan menepis segala macem alasan yang membuat kita malas, kita lantas mencoba melakukan sesuatu yang tampaknya berat menjadi sesuatu yang realistis untuk dilakukan.


Dalam waktu dekat ini dikabarkan Bumi akan bisa memiliki dua matahari selama satu atau dua minggu. Fenomena kosmik ini terjadi ketika ada salah satu bintang terang di langit malam meledak menjadi supernova. Menurut laporan, akan terjadi pertunjukan cahaya yang paling menakjubkan dalam sejarah planet ini.

Fenomena alam itu terjadi akibat ledakan Betelgeuse, sebuah bintang yang paling terang. Ledakan itu akan menyebabkan bumi memiliki dua matahari. Usia Betelgeuse, yang merupakan bagian dari konstelasi Orion dengan jarak 640 tahun dari bumi akan segera berakhir.

Bintang raksasa merah itu diperkirakan bakal meledak pada tahun ini. Ketika itu ledakan tersebut terjadi,peristiwa itu disebut-sebut akan menjadi "pertunjukan cahaya" paling spektakuler bumi terbentuk. Begitu terangnya cahayanya, bumi seolah-olah memiliki dua matahari. Artinya, langit malam juga akan terang seperti siang hari. Pengajar fisika senior di Universitas Southern Queensland Australia Brad Carter mengklaim, ledakan itu bisa saja terjadi sebelum 2011 berakhir. Namun, mungkin saja Betelgeuse baru akan meledak pada tahun-tahun mendatang.

"Bintang tua ini sudah kehilangan amunisi yang memungkinkannya tetap bersinar.Ketika bahan bakar ini habis, bintang akan mati dengan sendirinya dan itu akan terjadi sangat cepat. Ini adalah peristiwa terakhir yang akan dialami bintang.Ketika bintang meledak,kita akan melihat cahaya yang sangat terang untuk beberapa pekan.Kemudian,dalam kurun beberapa bulan ke depan, cahaya itu mulai memudar dan akhirnya akan sulit dilihat," papar Carter. Menurut Carter,ledakan Betelgeuse bisa membuat bumi selalu dalam kondisi siang hari. Itu bakal terjadi selama beberapa pekan. "Kita akan memiliki matahari kedua," ujarnya. Namun, masih dalam perdebatan dua matahari yang menyinari bumi itu bakal terjadi.

Mulai saat ini, sebagai persiapan, kalau Anda ingin melihat peristiwa alam yang sangat menakjubkan itu, belilah sepasang kacamata. Carter juga memberikan perkiraan waktu peristiwa itu akan terjadi. "Antara sebelum 2012 sampai jutaan tahun mendatang," ujar Carter. Kematian Betelgeuse menimbulkan kekhawatiran. Pasalnya, ini bersamaan dengan ramalan Suku Maya menyatakan kiamat datang 2012. Namun, Carter membantahnya." Tidak akan membahayakan bumi sedikit pun,"tuturnya.