Begitulah.
Setelah semuanya berlalu dan terasa hilang begitu saja. Kini hanya tinggal bagaimana kita menorehkan sejarah baru kita ini dalam lembaran yang kita anggap masih kosong. Kekosongan inilah yang membuat hati kita begitu sepi, sunyi senyap seakan berada di pekuburan di tengah malam. Kesunyian bukanlah (berwarna) emas, melainkan hitam pekat seperti pekuburan tengah malam tadi.

Dalam waktu yang tidak begitu lama, kekosongan itu langsung terisi. Banyak hal musti diisikan, mulai dari Pendahuluan sampai Bab-bab berikutnya. Belum pada Kesimpulan dan Saran sebagai Penutup.

Ngomong apa sih ini?
Nggak tau ah!

Tidak terasa, sepertinya kita telah berubah menjadi manusia yang lain (baca: manusia yang aneh!)
Apakah karena memang lingkungannya yang lain (aneh) ya?

Baru empat bulan promosi, sudah mutasi lagi. Mutasinya cuma nyebrang dari ruang satu ke ruang sebelah saja.
Denger-denger Kantorku mau dijadikan perwakilan untuk Lomba Citra Pelayanan Prima Tingkat BUMN.
Tadinya hanya denger-denger saja, karena riwayatnya dulu 'emang pernah jadi juara dalam hal pelayanan di tingkat kota.
Kantor begini kok jadi juara. Kantor yang aneh! Mungkin tim penilainya yang aneh waktu itu. Sebab kalau menurutku ya biasa-biasa saja tuh.
Tapi waktu aku pergi ke sebuah bank di kota ini. Pelayanannya amburadoel betoel! Bahkan pengalaman Kasie keuangan waktu itu (Pak Husen) pernah dibikin geram karenanya. Transfer uang kok salah! Untung masih bisa diurus. Kalau tidak, apa nggak celaka namanya?
Woo, pantas saja kalau kantorku yang biasa-biasa begitu jadi juaranya.

Nah, yang tadinya hanya denger-denger saja ternyata betul kantorku mau diajukan sebagai peserta yang mewakili Perusahaan untuk dilombakan sesama BUMN. Kemarin datang para Pembina dari Kantor Pusat. Harus menyiapkan Visi-Misi dan Motto pelayanan, harus menampilkan inovasi-inovasi pelayanan, harus memperbaiki SDM dalam Pelayanan Prima atau yang keren disebut Service Excellent!

Bayangkan aku baru empat bulan di seksi yang lain, dan seksi sekarang belum ada seminggu. Inovasi apa yang bisa kubuat untuk mengejar waktu lomba yang katanya mau dinilai oleh Tim yang datang dari Kementrian PAN (Pendayagunaan Aparatur Negara)bersama rombongannya sekitar bulan Juni mendatang?

Dibikin stress lagi karena kantorku juga akan pindah tempat bulan depan! Kacau jadinya. Kantorku yang lama mau dipugar menjadi bentuk yang sedikit modis (mungkin). Jadi pindahnya hanya sementara saja. Waktu diadakan perjanjian dengan kontraktor untuk waktu pelaksanaan pembangunan belum ada isu-isu lomba itu. Baru setelah terlanjur setuju dipugar bulan depan, eh, lomba! Kelihatannya pemugaran kantor tidak bisa lagi diundur!
Kong? Gimana dong?

What ca I do?
Nothing I can do!
Just living in the silence.
Let the silence go on, the black silence like the graveyard in the dark night!