Halo, Bruce? Apa kabar? Lama gak jumpa nih, Bruce. Kamu terlalu sibuk, akupun sibuk. Jadi belakangan ini kita jadi jarang ketemu. Walaupun tekhnologi 4G saat ini sudah memungkinkan kita kontak-kontakan jarak jauh, tetap saja waktuku dan waktumu tidak pernah menyatu. Ada banyak yang akan kuceritakan, Bruce. Tentang kondisi nasional dan global saat ini. Aku hanya berharap kita punya satu pemahaman agar kita tidak berantem seperti mereka-mereka yang suka nyinyir-nyinyiran di dunia maya itu.

Lihatlah, Bruce! Dunia sudah beralih ke vlogging, sehingga blogging sudah hampir tak terjamah lagi. Paket-paket internet yang ada sekarang lebih banyak habis buat nonton konten video di Youtube, mengunggah video tiktok, serta layanan streaming video lainnya. Kemudian provider-provider seluler pun menawarkan paket-paket yang juga lebih hemat kalau digunakan untuk streaming, sementara paket untuk browsing sudah sangat terbatas.

Dengan begitu apakah dunia blogging akan segera hilang terdisrupsi? Rasanya tidak. Tapi ya entahlah, kita lihat saja ke mana arah dunia mentrendingkan dirinya. Yang jelas sayapun merasa ikut lesu, tidak semangat lagi buat nulis. Tapi karena masih tersisa niat yang dulu pernah bulat, saya harus terus menulis. Entah apa nanti ada manfaatnya, tidak tahu juga. Karena tidak tahu juga ke mana arah topik yang enak buat dibahas belakangan ini.

Oke, sayapun membuka gadget dan mulai mengetik. Topiknya apa? Nanti akan datang sendiri. Itulah jurus pemaksaan diri untuk bisa menghasilkan ketikan buat mengupdate konten supaya tidak bolong. Pastinya saya tidak akan membahas masalah politik. Walaupun saat-saat sekarang ini segala urusan yang berbau politik semakin seru dibahas di media sosial. Bahkan segala sesuatu yang sedianya tidak ada bau-bau politiknya pun dipolitisir juga.